Momen kebersamaan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, terus menuai perhatian publik. Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menegaskan bahwa kedekatan kedua tokoh nasional tersebut merupakan cerminan dari persahabatan tulus yang telah teruji oleh waktu, bukan sekadar gimik politik sesaat.

Menurut Said, akar hubungan antara Prabowo dan Megawati telah terbangun selama puluhan tahun, bahkan sempat terjalin dalam kontestasi politik sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden pada tahun 2009. Meskipun dalam dinamika politik nasional setelahnya mereka kerap berada pada posisi yang berseberangan, Said menilai persahabatan keduanya tetap kokoh dan tidak pernah terganggu oleh perbedaan haluan partai.

Lebih jauh, Said menyoroti komitmen Prabowo dalam mempercayakan posisi strategis kepada Megawati, yakni sebagai Ketua Dewan Pengarah di BPIP dan BRIN. Baginya, langkah tersebut menunjukkan bahwa Presiden Prabowo sangat menghargai kapasitas kenegarawanan Megawati. Kepentingan bangsa dan ideologi Pancasila dinilai telah melampaui sekat-sekat politik praktis, menjadikan relasi keduanya sebagai teladan bagi para politisi di tanah air.

Narasi politik kebangsaan yang diusung oleh kedua tokoh ini pun diakui berdampak positif terhadap hubungan antar-fraksi di parlemen. Said menjelaskan bahwa sikap saling menghargai antara PDI Perjuangan dan Gerindra di DPR merupakan buah dari keteladanan para pemimpinnya. Meskipun PDI Perjuangan menempatkan diri sebagai partai penyeimbang, diskusi antar-fraksi tetap berjalan cair dan konstruktif demi kepentingan nasional.

Rekonstruksi momen tersebut, di mana keduanya tampak bergandeng tangan usai upacara peringatan Pancasila, disebut Said sebagai manifestasi nyata dari kedewasaan berpolitik. Bagi kedua tokoh ini, politik dipahami sebagai pengabdian kepada negara, sebuah visi yang melampaui sekadar perebutan kekuasaan, sehingga menciptakan stabilitas di tingkat elit politik nasional.