Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat Vietnam baru saja menggelar konferensi pelatihan nasional berskala besar yang melibatkan lebih dari 32.000 delegasi. Pertemuan yang berlangsung dalam format hibrida ini menghubungkan hampir 3.000 titik di seluruh negeri, mencakup para pejabat dari tingkat pusat hingga ke unit pemerintahan terkecil di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Wakil Kepala Komite Tetap Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat, Pham Tat Thang, menegaskan bahwa momentum pasca-Kongres Nasional Partai ke-14 dan persiapan pemilihan legislatif 2026-2031 menuntut adanya penyegaran dalam strategi komunikasi. Fokus utamanya adalah menyelaraskan opini publik dengan target pertumbuhan ekonomi nasional serta transformasi digital yang masif.
Dalam arahannya, Pham Tat Thang menekankan urgensi inovasi metode kerja. Sektor propaganda diminta untuk lebih proaktif dalam memprediksi situasi, memperkuat perlindungan terhadap landasan ideologis partai, serta menangkal informasi yang menyesatkan. Transformasi digital menjadi instrumen kunci untuk meningkatkan efektivitas penyampaian pesan kepada masyarakat di era modern.
Konferensi yang berlangsung selama 1,5 hari ini menyajikan sembilan topik strategis, mulai dari penguatan peran pers, inovasi metode mobilisasi massa, hingga penanganan isu etnis dan agama. Para peserta diharapkan mampu mengintegrasikan teori yang didapat dengan realitas praktis di lapangan untuk menciptakan sinergi sosial yang lebih kuat bagi pembangunan bangsa.
Sebagai langkah tindak lanjut, setiap unit diwajibkan untuk segera mengonkretkan hasil konferensi ke dalam rencana aksi yang adaptif terhadap kebutuhan spesifik daerah masing-masing. Langkah ini dipandang krusial untuk memastikan seluruh elemen sistem politik bergerak searah dalam mewujudkan aspirasi nasional yang lebih makmur.