Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian. Kebiasaan bergerak aktif dinilai penting untuk menjaga kebugaran sekaligus mencegah penyakit kronis sejak usia muda.
Pesan tersebut disampaikan Prihati saat menghadiri kegiatan Health Fun Run di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026. Menurutnya, aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur merupakan langkah promotif dan preventif yang perlu diperkuat di tengah meningkatnya risiko penyakit tidak menular pada kelompok usia produktif.
Prihati menyoroti hipertensi dan diabetes sebagai dua penyakit yang kini tidak lagi hanya identik dengan kelompok lanjut usia. Pola hidup kurang aktif, konsumsi makanan tidak seimbang, serta kurangnya kesadaran menjaga kesehatan disebut dapat memperbesar risiko gangguan kesehatan tersebut.
“Kegiatan ini utamanya promotif dan preventif untuk mencegah hipertensi dan diabetes pada usia muda,” kata Prihati.
Ia menambahkan, pencegahan penyakit memiliki dampak langsung terhadap pengendalian beban pembiayaan kesehatan nasional. Semakin banyak masyarakat yang mampu menjaga kesehatannya, semakin kecil pula potensi biaya pengobatan penyakit kronis yang harus ditanggung melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Membantu program pemerintah karena biaya kesehatan akan rendah bila kita mencegah terjadinya penyakit,” ujarnya.
Selain mendorong pola hidup sehat, BPJS Kesehatan juga mengingatkan masyarakat agar memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif. Kepesertaan aktif menjadi syarat penting agar peserta memperoleh jaminan pelayanan kesehatan ketika membutuhkan penanganan medis.
“Yang terpenting BPJS-nya harus aktif,” kata Prihati.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. Ia mengajak generasi muda tidak menunda penerapan gaya hidup sehat, mulai dari menjaga pola makan, mencukupi waktu istirahat, hingga rutin berolahraga.
“Sehat itu mahal, sehat itu penting. Makanan sehat, pola hidup sehat, tidur cukup. Hidup sehat jangan dimulai dari besok, tapi mulailah dari sekarang,” ujar Raffi Ahmad.
Raffi juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam penyelenggaraan Program JKN. Melalui prinsip tersebut, peserta yang sehat ikut membantu peserta yang sedang sakit, sementara peserta yang mampu turut menopang peserta yang membutuhkan.
Menurutnya, menjaga kesehatan pribadi tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga mendukung keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional. Karena itu, kesadaran hidup sehat perlu ditanamkan sejak dini, terutama di kalangan anak muda.