Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 resmi dibuka di kawasan Jalan Gatot Subroto, Medan, pada Jumat (03/07/2026). Perhelatan yang menandai usia emas pameran terbesar di Sumut ini dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menggantikan posisi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Meski kehadiran orang nomor satu di Sumatera Utara sempat dinantikan oleh para pelaku UMKM yang berharap dapat berinteraksi langsung, ketidakhadiran Bobby Nasution tidak mengurangi esensi dari penyelenggaraan ajang ini. Dalam sambutannya, Wagubsu Surya menegaskan bahwa PRSU bukan sekadar panggung hiburan semata, melainkan wadah strategis untuk mempromosikan potensi daerah serta menarik minat investor.
"PRSU ke-50 ini menjadi simbol sejarah pembangunan Sumatera Utara. Kita menjadikannya ruang pertemuan investasi, promosi kekayaan budaya, hingga pengembangan sumber daya manusia untuk menunjukkan bahwa daerah kita memiliki potensi besar untuk terus tumbuh," ujar Surya saat memberikan keterangan resmi.
Selain sektor ekonomi dan perdagangan, ajang ini juga menyoroti penguatan infrastruktur serta pengembangan sektor olahraga sebagai industri masa depan. Surya menambahkan bahwa kolaborasi antar-pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Sumatera Utara menjadi kunci vital dalam mempercepat realisasi target pembangunan ekonomi regional.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Ferry Indra, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini berlangsung selama 31 hari hingga 2 Agustus 2026. Dengan target kunjungan mencapai 300 ribu orang, PRSU menghadirkan berbagai area tematik, mulai dari panggung budaya hingga panggung utama yang menyajikan ragam hiburan dari artis nasional.
Salah satu fokus utama dalam PRSU ke-50 adalah penguatan citra kopi Sumatera Utara di kancah nasional maupun internasional. Melalui berbagai program unggulan dan keterlibatan 33 kabupaten/kota, pemerintah provinsi optimis bahwa ajang ini akan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat luas setelah pameran berakhir.