PT Federal International Finance (FIFGROUP) menyatakan sikap optimisnya terhadap prospek bisnis pembiayaan di Bali sepanjang tahun 2026. Meskipun terdapat penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi, perusahaan menegaskan bahwa dinamika pasar tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap performa bisnis pembiayaan kendaraan bermotor yang menjadi pilar utama operasional mereka.
Kepala Wilayah FIFGROUP Area Bali, I Made Aria Kusuma, mengungkapkan bahwa bisnis pembiayaan perseroan, yang 70 persen pangsanya disumbang oleh sektor kendaraan bermotor, tetap menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil. Hingga saat ini, FIFGROUP Bali tercatat melayani lebih dari 22.000 konsumen dengan mayoritas penyaluran kredit difokuskan pada pembelian unit sepeda motor baru.
Selain kendaraan, perusahaan juga memperkuat portofolio pada pembiayaan multiguna dengan jaminan BPKB dan layanan talangan dana haji. Bahkan, FIFGROUP Bali kini tengah gencar melakukan penetrasi pada sektor pembiayaan produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), meski di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Berdasarkan data semester pertama tahun 2026, FIFGROUP Bali telah mencatatkan pertumbuhan pembiayaan kendaraan baru sebesar 3 persen. Untuk mempertahankan tren positif tersebut hingga akhir tahun, pihak manajemen meluncurkan berbagai program stimulus, seperti potongan angsuran hingga lima kali, kemudahan uang muka (DP), serta pemotongan biaya administrasi.
Program-program tersebut dihadirkan melalui gelaran Hajatan FIF Cabang Denpasar. Aria menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan bentuk apresiasi perusahaan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyediakan akses layanan keuangan yang lebih inklusif dan mudah dijangkau di wilayah Bali.