Kylian Mbappe memberikan respons tegas terkait gaya permainan agresif yang diperagakan Paraguay saat berhadapan dengan Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Penyerang bintang tersebut mengakui bahwa laga berjalan sangat alot dan penuh dengan provokasi fisik yang menguji ketenangan tim asuhannya.
Mbappe mengungkapkan bahwa Prancis telah mengantisipasi perlawanan sengit dari lawan. Ia membantah anggapan bahwa timnya hanya mengandalkan keunggulan teknis semata, sembari menegaskan bahwa Les Bleus tidak segan untuk meladeni permainan keras jika situasi di lapangan menuntut hal tersebut.
"Mereka mungkin mengira kami hanya akan datang untuk bermain cantik. Namun, kami juga tahu cara bermain kasar jika diperlukan. Kami tidak datang dengan setelan jas untuk sekadar melakukan umpan-umpan manis," ujar Mbappe pasca pertandingan.
Selama jalannya laga, ketegangan sempat memuncak ketika Mbappe beberapa kali menjadi sasaran tekel pemain lawan. Meski sempat terlibat aksi saling provokasi, Mbappe memilih untuk tetap fokus pada tujuan utama, yakni mengamankan tiket ke babak selanjutnya.
Lebih lanjut, pemain Real Madrid tersebut tidak mempermasalahkan strategi bertahan dan fisik yang diusung oleh Paraguay. Bagi Mbappe, tidak ada standar mutlak mengenai cara bermain sepak bola, selama strategi tersebut bertujuan untuk meraih kemenangan. Gol semata wayang Mbappe melalui titik putih akhirnya menjadi pembeda, membawa Prancis melaju ke perempat final untuk menantang Maroko pada Jumat (10/7) mendatang.