Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari UKM PRISMA Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menginisiasi program pengabdian masyarakat di Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengintegrasikan edukasi kesehatan keluarga dengan penguatan ekosistem pangan mandiri sebagai upaya nyata mendukung percepatan predikat Kabupaten/Kota Sehat di wilayah tersebut.

Program yang akan berlangsung selama empat bulan ke depan ini menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui Kelas Ibu SIGAP serta pengembangan sistem pangan lokal. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat desa, bidan, kader Posyandu, hingga kelompok pemberdayaan perempuan dan karang taruna setempat.

Ketua Pelaksana PPK Ormawa PRISMA UMS, Rengga Prayoga, menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa di Desa Blimbing bukan sekadar menjalankan agenda akademik, melainkan bentuk aksi nyata dalam memberikan solusi berkelanjutan. Fokus utamanya adalah meningkatkan kesadaran kesehatan keluarga sekaligus membangun kemandirian ekonomi desa melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang optimal.

Kepala Desa Blimbing, Suwarjo, menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, intervensi yang dibawa mahasiswa sangat relevan dengan kebutuhan desa saat ini, terutama dalam menekan angka stunting, mengatasi permasalahan diare, hingga pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih terintegrasi.

Dalam sesi diskusi, para pemangku kepentingan menekankan pentingnya keberlanjutan program, khususnya pada sektor akuaponik dan ketahanan pangan. Mereka berharap sistem tersebut tidak hanya sekadar edukasi, tetapi dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat agar memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi warga Desa Blimbing setelah masa pendampingan mahasiswa berakhir.