Sebuah insiden tragis menimpa transportasi umum di Afrika Selatan pada Kamis (2/7) dini hari. Sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia setelah bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di wilayah Eastern Cape saat sedang menempuh perjalanan dari Cape Town menuju Idutywa.
Road Traffic Management Corporation (RTMC) mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga terjadi saat pengemudi berupaya menghindari tabrakan dengan kendaraan pengangkut barang. Manuver mendadak tersebut membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya hingga akhirnya bus terbalik. Di antara para korban jiwa, tercatat lima wanita dan tiga anak-anak.
Pihak kepolisian setempat saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Meski terdapat 43 penumpang yang selamat dan dilaporkan menolak penanganan medis, otoritas tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra di jalan raya, terutama menghadapi kondisi cuaca musim dingin yang sering memicu kabut tebal dan jarak pandang terbatas.
Peristiwa ini menjadi catatan hitam kedua bagi keselamatan transportasi jalan raya di Afrika Selatan dalam pekan ini, menyusul kecelakaan serupa yang menimpa bus pengangkut warga Malawi di Limpopo pada hari Rabu. Mengingat tingginya angka kematian di jalan raya, pemerintah terus berupaya menekan risiko kecelakaan yang mayoritas disebabkan oleh kelalaian pengemudi serta buruknya kelaikan kendaraan.