Sebanyak 103 anak menjalani prosesi khitan massal yang diselenggarakan di lantai IV RSUD dr. Rasidin, Padang, pada Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak rumah sakit dengan Ikatan Alumni SMA Negeri 2 Padang Angkatan 1991 (Ikasmandu 91), sebagai bentuk konkret pelayanan kesehatan sosial yang menyasar keluarga kurang mampu di Kota Padang.

Direktur RSUD dr. Rasidin, dr. Lismawati, menyatakan bahwa program ini selaras dengan visi Pemerintah Kota Padang melalui Program Unggulan Padang Melayani, yang menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama. Menurutnya, rumah sakit memiliki tanggung jawab lebih luas dari sekadar menjadi tempat pengobatan, yakni turut aktif menghadirkan layanan sosial yang bersifat preventif dan promotif kepada masyarakat.

"Rumah sakit bukan hanya sekadar melayani pasien yang datang berobat, tetapi juga hadir melalui kegiatan sosial seperti khitan massal untuk membantu masyarakat, khususnya keluarga yang kurang mampu," tegas Lismawati.

Pelaksanaan khitan massal tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri. Dari seluruh peserta, terdapat dua anak berstatus mualaf yang turut menjalani prosesi tersebut, sehingga menambah dimensi sosial sekaligus spiritual dari kegiatan ini. Di samping nilai keagamaan, Lismawati juga menekankan manfaat medis yang signifikan dari khitan, terutama dalam menjaga kebersihan organ reproduksi serta menekan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker kelamin.

Ketua Ikasmandu 91, Rilianty Basril, menuturkan bahwa khitan massal merupakan salah satu program sosial rutin yang dijalankan para alumni, berdampingan dengan kegiatan donor darah. Konsistensi ini, menurutnya, mencerminkan komitmen alumni untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Padang.

"Untuk donor darah, kami telah melaksanakan dua kali, yakni pada 2023 dan 2026. Sedangkan khitan massal juga sudah dua kali kami selenggarakan, yaitu pada 2024 di Rumah Sakit Unand dan tahun ini di RSUD dr. Rasidin," papar Rilianty. Ia menambahkan bahwa sinergi dengan rumah sakit dan berbagai pihak menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan.

Apresiasi tinggi datang dari Kepala SMA Negeri 2 Padang, Nuragusman Eka Putra, yang memuji dedikasi alumni Angkatan 1991 dalam menjalankan program pengabdian masyarakat secara konsisten. Ia menilai bahwa kegiatan berjalan lancar dengan jumlah peserta yang cukup besar, membuktikan bahwa ikatan dengan almamater mampu bertransformasi menjadi gerakan sosial berdampak luas.

"Kami atas nama sekolah mengucapkan terima kasih kepada alumni 91 atas dedikasi luar biasa yang terus berlanjut setiap tahun untuk anak-anak bangsa, khususnya di Kota Padang," ungkap Nuragusman.

Melalui kolaborasi RSUD dr. Rasidin dan Ikasmandu 91, semangat gotong royong kembali terwujud dalam bentuk pelayanan kesehatan yang inklusif dan humanis. Inisiatif ini turut memperkuat implementasi visi Kota Padang sebagai kota yang hadir, peduli, dan responsif terhadap kebutuhan seluruh lapisan masyarakatnya.