PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) resmi dinobatkan sebagai emiten perbankan terbaik dalam ajang Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026. Penghargaan ini diraih untuk kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan total aset di atas Rp40 triliun, sebuah pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menjaga daya tahan finansial di tengah tantangan ekonomi global.

Malam penganugerahan yang berlangsung di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (2/7/2026) tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan BJTM dalam mengelola kinerja keuangan sepanjang 2023 hingga 2025. Mengusung tema 'Where Growth Meets Strength', ajang BIA 2026 memberikan apresiasi kepada korporasi yang mampu memadukan laju pertumbuhan bisnis dengan fondasi keuangan yang kokoh.

Dewan juri yang terdiri dari para pakar ekonomi, seperti Raden Pardede, Eduardus Tandelilin, Lana Soelistianingsih, serta Arif Budisusilo, menilai BJTM unggul berkat stabilitas pendapatan bunga bersih dan pertumbuhan laba yang signifikan. Tercatat pada 2025, laba bersih konsolidasi BJTM melonjak 24,8 persen secara tahunan (YoY) mencapai Rp1,62 triliun, didorong oleh ekspansi aset yang agresif sebesar Rp168,85 triliun.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran Bank Jatim sebagai induk dalam sinergi Kelompok Usaha Bank (KUB), yang terbukti memperkuat efisiensi operasional. Selain kinerja fundamental, transformasi digital melalui aplikasi JConnect Mobile dan transaksi QRIS menunjukkan akselerasi yang pesat, dengan kenaikan jumlah pengguna hingga melampaui 990 ribu nasabah.

Dalam langkah strategis ke depan, Bank Jatim terus berkomitmen menjalankan lima pilar utama transformasi. Fokus tersebut mencakup penguatan tata kelola risiko, optimalisasi ekosistem bisnis, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta percepatan digitalisasi proses bisnis untuk memperkuat posisinya di industri perbankan nasional.