PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) resmi melakukan langkah strategis dengan menyuntikkan modal tambahan ke anak usahanya, PT Citra Kirana Bisnis Distrik (CKBD). Langkah korporasi ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan guna mendukung ekspansi bisnis perseroan ke depan.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada 1 Juli 2026, Sekretaris Perusahaan CBDK, Yohanes Edmond Budiman, menjelaskan bahwa CKBD telah menerbitkan 105.650 saham baru dengan nilai nominal Rp1.000.000 per lembar saham. Total nilai suntikan modal tersebut mencapai Rp105,65 miliar yang seluruhnya telah disetor penuh.

Sebelum aksi korporasi ini dilakukan, modal disetor CKBD tercatat sebesar Rp100 juta. Dengan penambahan modal tersebut, modal disetor CKBD melonjak menjadi Rp105,75 miliar. CBDK tetap mempertahankan kendali mayoritas dengan kepemilikan sebesar 99% atau setara dengan nilai Rp104,69 miliar.

Pihak manajemen CBDK menegaskan bahwa transaksi ini merupakan langkah internal yang tidak memberikan dampak material signifikan terhadap aspek hukum, kondisi keuangan, maupun keberlangsungan operasional perusahaan secara mendadak. Fokus utama dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi serta menunjang performa usaha di masa mendatang.

Sementara itu, kinerja saham CBDK di pasar modal sempat mengalami tekanan. Data RTI mencatat saham perusahaan berada di level Rp3.370, dengan akumulasi penurunan sebesar 5,87% dalam sebulan terakhir dan 61,49% secara year to date (YTD).