Cabang olahraga domino di Kalimantan Selatan kini memiliki status formal setelah ORADO (Olahraga Domino) resmi diterima menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) provinsi setempat. Pengesahan tersebut dilakukan dalam rangkaian Musyawarah Provinsi KONI Kalimantan Selatan yang dihelat di Banjarmasin pada Sabtu (4/7/2026).
Status keanggotaan ini menjadi momentum krusial bagi ORADO untuk mentransformasi domino dari sekadar hobi menjadi cabang olahraga prestasi yang diakui secara administratif. Ketua Pengurus Provinsi ORADO Kalsel, Muhammad Rizwan Arifin, menyatakan bahwa fokus utama organisasi saat ini adalah merampungkan pembentukan pengurus di 13 kabupaten dan kota di seluruh wilayah Kalsel.
Saat ini, progres pembentukan kepengurusan telah menyentuh tahap akhir dengan hanya menyisakan tiga wilayah yang sedang dalam proses finalisasi struktur. Rizwan menambahkan, pihaknya telah memberikan mandat penuh kepada masing-masing daerah untuk segera memperkuat posisi mereka agar bisa turut terdaftar sebagai anggota KONI di tingkat kota maupun kabupaten.
Setelah struktur organisasi terbentuk secara merata, agenda berikutnya adalah penguatan pembinaan atlet melalui penyelenggaraan berbagai kompetisi. Turnamen-turnamen yang direncanakan akan menjadi ajang penyaringan bibit atlet potensial sekaligus sarana untuk mengukur kualitas teknis pemain lokal.
Lebih jauh, ORADO Kalimantan Selatan menetapkan target ambisius untuk dapat memasukkan cabang olahraga domino ke dalam daftar pertandingan resmi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Hulu Sungai Utara yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2029 mendatang.