PT Wahana Lestari Investama resmi mengambil langkah strategis dalam upaya pelestarian lingkungan dengan mengimplementasikan teknologi pengolahan limbah berbasis mikrobiologi, ECOTRU™️. Inisiatif ini diwujudkan melalui kemitraan dengan PT Esa Maha Karya Tunggal untuk mengatasi tantangan limbah pada operasional tambak udang perusahaan.

Penerapan teknologi ini ditujukan untuk menekan beban pencemaran air, menghilangkan aroma tidak sedap, serta menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar area tambak. Berdasarkan hasil observasi di tiga lokasi operasional, teknologi ECOTRU™️ terbukti mampu menjernihkan limbah secara signifikan hanya dalam waktu tiga hari. Proses ini bekerja dengan menguraikan senyawa organik seperti lemak, protein, dan selulosa melalui enzim alami dan mikroorganisme aktif.

Manajer PT Wahana Lestari Investama, Mr. Ong, menyatakan kepuasannya terhadap efektivitas metode ini. Menurutnya, perubahan visual pada limbah yang menjadi lebih jernih menunjukkan keberhasilan teknologi tersebut dalam mengurai material organik tanpa perlu menggunakan bahan kimia berbahaya.

Direktur PT Esa Maha Karya Tunggal, Eka Lestari Sinaga, menegaskan bahwa pendekatan mikrobiologi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan operasional tambak tetap bertanggung jawab. Inovasi ini selaras dengan prinsip keberlanjutan yang mengedepankan efektivitas penanganan limbah tanpa merusak lingkungan.

Langkah nyata perusahaan ini pun menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tengah, Drs. Hengky Tomasoa, menyebut sinergi antara pelaku usaha dan penyedia teknologi ramah lingkungan merupakan kunci dalam menjaga ekosistem wilayah tersebut. Harapannya, keberhasilan ini dapat menjadi standar baru sekaligus contoh bagi industri tambak udang lainnya di Indonesia dalam menerapkan praktik budidaya yang bertanggung jawab.