Google resmi meningkatkan standar keamanan melalui sistem operasi Android 17 guna menangkal ancaman peretasan yang dilakukan melalui metode tebak paksa atau brute force. Pembaruan ini secara signifikan memangkas jumlah kesempatan input PIN yang salah dibandingkan dengan versi pendahulunya, Android 16.

Dalam mekanisme terbaru, perangkat akan mengunci akses setelah terjadi 20 kali kesalahan input PIN, jauh lebih ketat dibandingkan aturan sebelumnya yang mengizinkan hingga 1.800 kali percobaan. Selain itu, pembatasan dalam durasi 24 jam pun dipangkas dari 110 kali menjadi hanya 12 kali kesempatan bagi pengguna untuk mencoba memasukkan PIN yang benar.

Langkah ini diambil untuk menggagalkan alat pembobol otomatis yang sering kali mencoba ribuan kombinasi angka secara instan. Meski aturan menjadi lebih ketat, Google memastikan pengguna tetap terlindungi dari kesalahan input yang tidak disengaja. Sistem kini mampu mendeteksi jika PIN yang salah dimasukkan secara berulang, sehingga tidak akan langsung mengurangi kuota percobaan pengguna.

Untuk meningkatkan pengalaman pengguna, Google juga merombak tampilan layar kunci dengan menyertakan informasi yang lebih transparan mengenai sisa percobaan PIN dan durasi jeda waktu tunggu. Pembaruan ini telah mulai digulirkan sejak 16 Juni 2026, dengan perangkat Google Pixel 6 dan model di atasnya sebagai penerima pertama sebelum disebarkan ke produsen ponsel lainnya secara bertahap.