Langkah Argentina menuju babak 16 besar Piala Dunia dipastikan tidak berjalan mulus setelah dipaksa bermain sengit oleh tim debutan, Cape Verde. Juara dunia bertahan tersebut harus berjuang hingga babak perpanjangan waktu untuk mengunci kemenangan 3-2 dalam laga yang diwarnai perlawanan luar biasa dari wakil Afrika tersebut.
Lionel Messi sempat membuka keunggulan Argentina melalui gol indahnya di babak pertama, yang menandai gol ke-20 sang megabintang sepanjang sejarah Piala Dunia. Namun, Cape Verde menolak untuk menyerah. Disiplinnya pertahanan yang digalang kiper berusia 40 tahun, Vozinha, serta gol penyama kedudukan dari Deroy Duarte membuat laga berlanjut ke babak tambahan.
Pada masa perpanjangan waktu, drama semakin memuncak. Argentina sempat unggul kembali berkat gol Lisandro Martínez, namun disamakan dengan cepat oleh aksi impresif Sidny Lopes Cabral. Akhirnya, Cristian Romero muncul sebagai pahlawan kemenangan Argentina lewat sundulannya pada menit ke-111, memastikan tiket ke fase gugur di mana Mesir telah menanti pada 7 Juli mendatang.
Pertandingan di Miami ini menjadi pembuktian bahwa Cape Verde bukanlah tim yang bisa diremehkan. Meski akhirnya harus mengakui keunggulan Albiceleste, penampilan gigih mereka, terutama ketangkasan kiper Vozinha dalam membendung berbagai peluang emas Messi, menjadi salah satu sorotan utama dalam turnamen kali ini.