Universitas Teknologi yang berada di bawah naungan Universitas Nasional Vietnam (VNU), Hanoi, secara resmi telah mengumumkan ambang batas kualitas minimum atau skor seleksi untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Berdasarkan ketetapan yang dirilis pada 2 Juli, nilai batas bawah untuk pendaftaran masuk universitas ditetapkan di kisaran 22 hingga 24 poin pada skala 30, mencakup akumulasi poin regional serta kebijakan afirmasi lainnya.

Jurusan-jurusan yang dinilai kompetitif seperti Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, Teknik Elektronika dan Telekomunikasi, serta Ilmu Data mematok standar nilai masuk tertinggi yakni 24 poin. Sementara itu, untuk program studi di bidang lainnya, pihak universitas menetapkan batas bawah nilai sebesar 22 poin. Rincian lebih lanjut mengenai konversi skor dari tes bakat HSA (High School Aptitude) serta sertifikat SAT internasional dijadwalkan akan segera menyusul dalam waktu dekat.

Untuk tahun ajaran 2026, pihak universitas menargetkan untuk menerima 4.020 mahasiswa program sarjana penuh waktu yang terbagi ke dalam 20 program studi berbeda. Dalam upaya mendukung talenta akademik, sebanyak 18 jurusan telah mendapatkan akses beasiswa senilai 37 hingga 55 juta VND per tahun sesuai regulasi pemerintah yang berlaku.

Dari total kuota yang tersedia, 5 persen dialokasikan untuk jalur penerimaan langsung, sementara 95 persen sisanya didistribusikan melalui tiga metode seleksi utama, yakni nilai ujian kelulusan SMA, hasil tes bakat HSA, dan penggunaan sertifikat internasional SAT. Khusus untuk jalur nilai ujian SMA, kandidat dapat memilih kombinasi mata pelajaran yang relevan, seperti A00, A01, atau X06, dengan penambahan opsi A02 untuk jurusan Bioteknologi dan Teknologi Pertanian.

Seiring dengan persiapan akademik tersebut, pihak universitas juga telah merinci besaran biaya pendidikan untuk tahun ajaran 2026-2027 yang akan dibagi ke dalam dua kategori, yakni 38 juta VND dan 44 juta VND per tahun, tergantung pada kurikulum program studi yang dipilih oleh mahasiswa.