Tren belanja daring di Indonesia kini merambah sektor otomotif secara lebih mendalam melalui perpaduan edukasi dan fitur afiliasi. Salah satu praktisi modifikasi lampu kendaraan, Koh Alung, melalui kanal TikTok @alung.biled, sukses memanfaatkan momentum ini untuk memasarkan komponen lampu bi-led (bi-light emitting diode) secara lebih efektif kepada para pemilik kendaraan.
Berbeda dengan iklan konvensional yang cenderung satu arah, strategi yang dijalankan oleh para kreator ini menitikberatkan pada demonstrasi produk secara langsung. Koh Alung tidak sekadar menawarkan produk, melainkan memberikan penjelasan teknis mengenai keunggulan fokus cahaya, durabilitas, hingga efisiensi energi yang ditawarkan oleh teknologi bi-led, yang kemudian diikuti dengan tautan pembelian.
Pakar pemasaran digital, Hendra Wijaya, menilai bahwa pendekatan berbasis keahlian ini mampu membangun tingkat kepercayaan yang lebih tinggi di kalangan konsumen. Menurutnya, calon pembeli saat ini lebih cenderung memercayai rekomendasi dari sosok yang memiliki pemahaman teknis mendalam dibandingkan melalui paparan iklan standar yang dinilai kurang objektif.
Teknologi lampu bi-led sendiri kini menjadi primadona di pasar modifikasi Tanah Air karena kemampuannya dalam mengintegrasikan fungsi lampu dekat dan lampu jauh dalam satu proyektor tunggal. Meskipun memberikan keunggulan visibilitas yang signifikan untuk berkendara di malam hari, para kreator konten juga berperan penting dalam memberikan edukasi mengenai aspek keamanan pemasangan pada sistem kelistrikan kendaraan agar tetap sesuai dengan standar keselamatan.