Proses evakuasi jenazah pilot Associated Mission Aviation (AMA), Nicholas, yang menjadi korban serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Balinggama, Yahukimo, akhirnya dinyatakan rampung. Jenazah tersebut sebelumnya telah berhasil dievakuasi oleh personel Koops TNI Habema dan diterbangkan menuju Timika, sebelum akhirnya tiba di Jayapura untuk proses penanganan lebih lanjut.

Pihak berwenang menyatakan bahwa insiden tragis ini telah diakui oleh kelompok pimpinan Elkius Kobak. TNI menegaskan komitmen mereka untuk terus melakukan pengamanan di seluruh wilayah Tanah Papua demi menjamin stabilitas keamanan dan mencegah terulangnya aksi kekerasan yang menargetkan warga sipil maupun tenaga kemanusiaan.

Dalam kesempatan yang sama, Uskup Jayapura Yanuarius Theofilus Matopai You, yang menjabat sebagai Komisaris Utama PT AMA, membantah keras tudingan yang beredar di media sosial mengenai keterlibatan maskapainya dalam operasi militer. Ia menegaskan bahwa AMA murni menjalankan misi kemanusiaan untuk pelayanan pekabaran Injil dan pembangunan manusia di pedalaman, serta menjaga netralitas dengan tidak pernah mengangkut personel TNI, Polri, maupun pihak bersenjata lainnya.

Setibanya di Jayapura, jenazah Nicholas segera dibawa ke hanggar AMA untuk disemayamkan dalam ibadah bersama. Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada tim medis di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura, guna menjalani proses otopsi sebagai bagian dari prosedur hukum yang berlaku.