Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat Vietnam baru saja menyelenggarakan konferensi pelatihan nasional berskala besar yang melibatkan lebih dari 32.000 delegasi di hampir 3.000 titik penghubung. Acara ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam merumuskan agenda aksi pasca-Kongres Partai ke-14, dengan fokus utama pada pembaruan metode kerja yang lebih inovatif dan adaptif terhadap dinamika era baru.

Dalam arahannya, Wakil Kepala Komite Tetap Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat, Pham Tat Thang, menekankan urgensi transformasi digital di seluruh sistem politik. Pemanfaatan teknologi dinilai krusial untuk meningkatkan kualitas nasihat strategis, memperkuat perlindungan terhadap landasan ideologis partai, serta menangkal persepsi keliru yang berkembang di ruang publik.

Konferensi yang berlangsung selama 1,5 hari ini dirancang untuk membekali para pejabat dengan keterampilan praktis, mulai dari teknik mobilisasi massa di tingkat akar rumput hingga pengelolaan informasi eksternal. Para delegasi diharapkan mampu menerjemahkan kebijakan pusat ke dalam rencana aksi yang konkret, relevan dengan tantangan spesifik di daerah masing-masing, serta mampu memanfaatkan peran media massa sebagai mitra strategis.

Selain membahas isu domestik, forum ini juga menggarisbawahi pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor untuk membangun kekuatan informasi yang komprehensif. Upaya ini mencakup sinergi antara organisasi politik, lembaga keagamaan, serta keterlibatan aktif diaspora dalam menyukseskan pembangunan nasional, sekaligus mempererat hubungan kerja sama internasional, termasuk inisiatif persahabatan dengan pihak Amerika Serikat.