PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) resmi melakukan perombakan pada jajaran direksinya. Keputusan ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa (30/6/2026), sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola serta kapasitas organisasi perusahaan.

Dalam forum tersebut, pemegang saham memberikan persetujuan terhadap serangkaian agenda penting, mulai dari pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025, penetapan remunerasi, hingga penunjukan auditor eksternal untuk tahun buku 2026. Fokus utama dari restrukturisasi ini adalah mempersiapkan perseroan dalam menjalankan mandat pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan melalui sektor perikanan yang lebih modern dan terintegrasi.

Direktur Utama PT Agrinas Jaladri Nusantara, Kharisma Febriansyah, menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan periode krusial untuk menanamkan fondasi organisasi yang kokoh. Menurutnya, pertumbuhan perusahaan ke depan tidak hanya bertumpu pada profitabilitas semata, melainkan pada pembangunan budaya kerja yang profesional dan adaptif terhadap tantangan bisnis yang dinamis.

Perubahan signifikan terjadi pada posisi Direktur Sumber Daya Manusia dan Konsultan Konstruksi, di mana Muslim Syamsuis Darwis ditunjuk menggantikan Jusarwanto yang telah purnatugas. Pergeseran kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa penyegaran dalam pengelolaan SDM serta akselerasi penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).

Komisaris Utama Agrinas Jaladri Nusantara, Eko Djalmo Asmadi, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan ketat. Sinergi antara pemegang saham dan jajaran direksi dipandang sebagai kunci utama agar setiap kebijakan bisnis yang diambil tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian serta memberikan kontribusi optimal bagi kepentingan negara.