PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) kini tengah melakukan langkah strategis dengan memperkuat segmen bisnis aviasi pertahanan (defense aviation). Langkah ini diambil perusahaan sebagai upaya diversifikasi di luar layanan perawatan pesawat komersial yang selama ini menjadi lini bisnis utama mereka.

Direktur Utama GMFI, Andi Fahrurrozi, mengungkapkan bahwa perseroan telah menetapkan target ambisius bagi segmen ini. Perusahaan menargetkan agar sektor aviasi pertahanan mampu menyumbang setidaknya 10 persen terhadap total pendapatan perusahaan selambat-lambatnya pada tahun 2026 mendatang.

Keputusan untuk memperluas jangkauan ke sektor pertahanan didasari oleh meningkatnya eskalasi geopolitik dunia yang terjadi sejak awal tahun ini. Kondisi tersebut memicu lonjakan kebutuhan operasional dan perawatan pesawat di sektor pertahanan, yang dinilai jauh lebih stabil dibandingkan dengan fluktuasi yang kerap terjadi pada sektor aviasi komersial.

Dengan mengoptimalkan kapabilitas teknis yang dimiliki, GMF AeroAsia berharap dapat menangkap peluang pasar pertahanan yang kian berkembang. Strategi ini diharapkan tidak hanya menjadi penopang pendapatan baru, tetapi juga memperkokoh posisi perusahaan dalam ekosistem industri penerbangan nasional maupun regional di masa depan.