Upaya untuk memodernisasi sektor pertanian di Kabupaten Bone kini mendapatkan suntikan tenaga baru dari kalangan akademisi. Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UKM KPI Universitas Hasanuddin resmi meluncurkan 'Program Mannennungeng' yang berfokus pada pemberdayaan petani di Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo.

Inisiatif ini mencuat setelah dilakukan audiensi strategis antara tim mahasiswa dengan Camat Barebbo, Andi Yusuf. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk menciptakan ekosistem pertanian yang lebih maju, produktif, dan berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

Ketua Tim PPK Ormawa, Fadel Muhammad S., menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk pengabdian berkelanjutan. Fokus utamanya mencakup pelatihan intensif bagi kelompok tani serta penerapan teknologi pertanian cerdas yang disesuaikan dengan karakteristik lahan dan potensi ekonomi di Desa Kajaolaliddong. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara signifikan.

Camat Barebbo, Andi Yusuf, menyambut baik langkah kolaboratif ini. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah adalah kunci dalam menghadapi tantangan sektor pertanian yang kian dinamis. Pihaknya berkomitmen penuh untuk memfasilitasi pelaksanaan program agar inovasi yang dibawa mahasiswa dapat diimplementasikan secara optimal oleh masyarakat setempat.

Dosen pendamping, Muh. Adnan Kasogi, turut menegaskan bahwa keberhasilan program pengabdian ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif pemerintah dan kesiapan kelompok tani. Melalui kolaborasi lintas sektor, program ini diproyeksikan tidak hanya sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membangun kemandirian petani di Kabupaten Bone dalam mengelola usaha taninya di masa depan.