PT Jakarta International Expo (JIEXPO) menunjukkan optimisme tinggi terhadap prospek bisnis industri pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE) di Indonesia. Perusahaan menargetkan tren pertumbuhan positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026 mendatang.

Keyakinan tersebut didasari oleh meningkatnya minat penyelenggaraan berbagai pameran skala besar, baik yang berasal dari pelaku industri dalam negeri maupun mancanegara. Untuk mengimbangi lonjakan permintaan tersebut, JIEXPO memutuskan untuk melakukan ekspansi infrastruktur dengan membangun hall baru seluas 25.000 meter persegi.

Marketing Director JIEXPO, Ralph Scheunemann, menjelaskan bahwa penambahan luas area ini diproyeksikan mampu meningkatkan total kapasitas venue hingga kisaran 35 persen sampai 40 persen. Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas keterbatasan ruang yang ada saat ini akibat padatnya jadwal penggunaan venue.

Lebih lanjut, Ralph menegaskan bahwa penambahan fasilitas ini tidak hanya difokuskan untuk mendukung ajang tahunan Jakarta Fair. Pihaknya berkomitmen untuk menyediakan ruang yang lebih memadai bagi beragam pameran bisnis lainnya yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan di area JIEXPO Kemayoran.