Stadion Atletik Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur, bersiap menjadi saksi semangat juang para atlet muda dalam Kejuaraan Fun Atletik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) 2026. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026 ini, akan diikuti oleh 120 peserta dari 18 sekolah, yang mencakup Sekolah Luar Biasa (SLB), sekolah inklusi, hingga berbagai komunitas penyandang disabilitas.
Ajang ini merupakan buah kolaborasi strategis antara PT Petualang Berani Melangkah dengan London School Beyond Academy (LSBA) di bawah naungan LSPR Institute. Dukungan penuh juga mengalir dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Dispora DKI Jakarta, Dinas Kesehatan, serta Universitas Negeri Jakarta, demi memastikan terselenggaranya kompetisi yang inklusif dan aman bagi seluruh peserta.
Para peserta akan berkompetisi dalam nomor lari 25 meter, 50 meter, hingga 100 meter, yang terbagi dalam kategori usia mulai dari 13 tahun hingga 22 tahun ke atas. Untuk menjamin kenyamanan selama perlombaan, penyelenggara telah mengerahkan 27 relawan yang akan mendampingi setiap tahapan kegiatan, mulai dari proses registrasi hingga seremoni penghargaan.
Direktur LSBA, Dr. Chrisdina Wempi, M.Si., menekankan bahwa kejuaraan ini lebih dari sekadar perlombaan atletik. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana krusial untuk membangun kemandirian, kepercayaan diri, dan kemampuan interaksi sosial bagi para penyandang disabilitas agar mereka mampu mengoptimalkan potensi diri di masa depan.
Inisiatif ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi sektor lainnya untuk lebih peduli terhadap akses olahraga bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Melalui sinergi lintas sektor ini, penyelenggara optimistis bahwa kejuaraan ini dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten dalam memperkuat ekosistem olahraga yang ramah serta inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.