Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) secara resmi memberangkatkan 45 mahasiswa Program Studi Teknik Mesin untuk mengikuti program penelitian bersama atau joint research di Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA), Malaysia. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya strategis institusi dalam memperkuat kompetensi akademik mahasiswa di ranah teknologi hijau berskala internasional.
Fokus utama dalam kolaborasi riset ini menyasar dua sektor krusial bagi masa depan industri, yakni optimalisasi energi terbarukan serta pengembangan komposit berbasis serat alam. Melalui program ini, para mahasiswa diharapkan dapat melakukan studi mendalam mengenai material ramah lingkungan yang mampu menjadi solusi atas ketergantungan terhadap bahan sintetis yang tidak berkelanjutan.
Rusiyanto, S.Pd., M.T., selaku Wakil Dekan Bidang Bisnis, Riset, dan Kerja Sama FT UNNES, menekankan pentingnya kolaborasi ini bagi masa depan karier mahasiswa dan kontribusi institusi terhadap isu global. Ia berharap para peserta tidak hanya menjadi sekadar partisipan, tetapi mampu menghasilkan luaran riset inovatif yang memiliki reputasi tinggi serta relevan dengan transisi energi dunia.
Selama menjalani agenda riset di UMPSA, mahasiswa akan mendapatkan akses eksklusif ke laboratorium modern serta melakukan kerja sama intensif dengan para peneliti dari universitas tersebut. Pengalaman ini dirancang untuk mempertajam kemampuan teknis serta memperluas wawasan riset global mereka, sehingga lulusan yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi industri hijau.
Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen FT UNNES dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program tersebut secara langsung berkontribusi pada pencapaian SDG 4 terkait pendidikan berkualitas, SDG 7 mengenai energi bersih dan terjangkau, serta SDG 12 terkait konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab melalui riset material ramah lingkungan.