Kabupaten Sumedang kini memiliki produk unggulan baru yang lahir dari kreativitas masyarakat lokal. Abon Ikan Bude Jawin, sebuah usaha mikro asal Desa Cikadu, Kecamatan Situraja, berhasil mengubah potensi melimpahnya ikan dari Bendungan Jatigede dan Sadawarna menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi yang diminati pasar luas.
Ade Fitriyani (51), sosok di balik merek Bude Jawin, memulai langkah bisnisnya pada tahun 2022. Bersama suaminya, Jajawinardja, ia menangkap peluang dari hobi sang suami menjala ikan di bendungan. Dengan sentuhan inovasi, ikan liar hasil tangkapan nelayan lokal diolah menjadi abon premium yang tahan lama, tanpa pengawet, dan bebas dari bahan penyedap rasa (MSG).
Komitmen Ade dalam menjaga kualitas membuahkan hasil. Produk abon ikan nila dan abon ayam miliknya kini merambah berbagai kota, mulai dari Bandung, Bogor, hingga Cirebon. Tidak hanya berorientasi pada keuntungan, usaha ini juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan memberdayakan ibu-ibu di sekitar kediamannya untuk terlibat dalam proses produksi saat permintaan pasar meningkat.
Perjalanan ekspansi bisnis ini tak lepas dari dukungan permodalan bjb KUR yang difasilitasi oleh bank bjb Kantor Cabang Sumedang. Skema pembiayaan dengan suku bunga kompetitif dan tanpa biaya provisi tersebut dinilai sangat membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas jaringan pemasaran.
Ke depan, Ade menyimpan asa besar untuk membangun gerai representatif di Situraja dan menembus pasar ekspor. Dengan merek yang kini telah terdaftar Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), Abon Ikan Bude Jawin menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan sumber daya alam lokal yang dikelola secara profesional dapat membawa dampak positif bagi kesejahteraan keluarga dan komunitas di sekitarnya.