Pasar ekuitas global menunjukkan geliat pemulihan yang signifikan pada akhir pekan ini, menyusul sentimen positif yang merambat dari Asia hingga ke Eropa. Analis dari Deutsche Bank, Jim Reid, mencatat bahwa pemulihan sektor teknologi di Asia menjadi katalis utama, dengan indeks KOSPI memimpin kenaikan setelah periode perdagangan yang cukup menantang.

Lonjakan tajam pada saham Samsung Electronics sebesar 8,2% menjadi motor penggerak utama di pasar Asia. Hal ini dipicu oleh kabar mengenai potensi kerja sama strategis antara perusahaan raksasa teknologi tersebut dengan Anthropic PBC untuk pengembangan dan produksi chip berbasis kecerdasan buatan (AI) yang disesuaikan. Tren positif ini juga diikuti oleh penguatan di bursa Tiongkok dan Australia, di mana indeks S&P/ASX 200 terangkat oleh data aktivitas sektor jasa yang melampaui ekspektasi para analis.

Di belahan dunia lain, pasar modal Eropa mencatatkan rekor tertinggi baru melalui indeks STOXX 600 dan DAX. Kenaikan ini didukung oleh kombinasi faktor, mulai dari tren penurunan harga minyak dunia, kebijakan bank sentral yang cenderung dovish, hingga pengumuman paket reformasi domestik yang ambisius dari pemerintah Jerman.

Pemerintah Jerman secara resmi telah memperkenalkan langkah-langkah reformasi strategis yang mencakup keringanan pajak penghasilan, perbaikan sistem pensiun, serta penyederhanaan birokrasi. Dengan adanya tenggat waktu implementasi yang jelas dari mitra koalisi hingga akhir tahun, para ekonom memproyeksikan bahwa kebijakan ini akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Jerman pada semester kedua, sekaligus memberikan suntikan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan bagi para pelaku pasar di zona Eropa.