Provinsi Riau kembali menunjukkan performa impresif dalam sektor kesehatan masyarakat. Berdasarkan data terbaru dari Dashboard Imunisasi Nasional per 26 Juni 2026, capaian imunisasi di wilayah ini berhasil menembus jajaran teratas nasional untuk berbagai kategori layanan kesehatan anak dan ibu hamil.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi kolektif antara pemerintah daerah, tenaga medis di lapangan, serta meningkatnya kesadaran orang tua. Menurutnya, sistem pelaporan real-time yang diterapkan di puskesmas hingga posyandu menjadi kunci utama akurasi dan keberhasilan program vaksinasi tersebut.

Secara rinci, Riau mengamankan peringkat ketiga nasional untuk kategori imunisasi ibu hamil dan T2 dengan total 36.683 penerima. Sementara untuk program Imunisasi Dasar Lengkap, provinsi ini menempati urutan kedelapan dengan capaian sebesar 29,59 persen. Rokan Hilir dan Kampar tercatat sebagai daerah dengan kontribusi tertinggi di tingkat kabupaten dalam pemenuhan imunisasi dasar.

Program imunisasi yang digalakkan mencakup 14 jenis antigen krusial yang dirancang untuk melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya, seperti tuberkulosis, polio, hingga rotavirus. Perlindungan ini diberikan secara bertahap, mulai dari dosis awal saat bayi lahir hingga usia batita (bawah tiga tahun) untuk memberikan proteksi maksimal terhadap infeksi berat.

Pihak Dinas Kesehatan terus menghimbau masyarakat untuk tidak menunda vaksinasi anak. Bagi keluarga yang jadwal imunisasinya terlewat, diimbau agar segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat. Langkah preventif ini dinilai krusial untuk mencegah penyebaran penyakit menular sekaligus memastikan terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) bagi generasi masa depan Riau yang lebih sehat.