Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menggelar bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berskala besar di Lapangan Bhayangkara, Kupang. Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari 3 hingga 5 Juli 2026 ini, menjadi ajang strategis bagi para pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada khalayak luas.

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah nyata institusi Polri dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan. Sebanyak 123 stan telah disiapkan, terdiri dari 100 pelaku UMKM binaan masyarakat, 20 stan dari satuan kerja internal Polda NTT, serta 3 stan partisipasi dari jajaran Polres setempat.

Para pengunjung dimanjakan dengan keberagaman komoditas, mulai dari kuliner khas Nusa Tenggara Timur, kerajinan tangan, fesyen tenun ikat, hingga produk pertanian dan otomotif. Menurut Kombes Pol Henry, keikutsertaan masyarakat dalam membeli produk lokal di bazar ini bukan sekadar transaksi, tetapi bentuk dukungan terhadap keberlangsungan UMKM daerah agar lebih berdaya saing.

Tak hanya menjadi pusat perbelanjaan, acara ini juga dimeriahkan dengan serangkaian hiburan spektakuler setiap malamnya. Mulai dari atraksi budaya seperti permainan musik Sasando, penampilan paduan suara purnawirawan, hingga kehadiran band lokal dan sesi DJ turut menyemarakkan suasana untuk menghibur keluarga yang hadir.

Puncak perayaan bazar akan ditutup pada Minggu (5/7/2026) dengan pertunjukan seni budaya serta pengundian hadiah utama. Pihak Polda NTT secara terbuka mengundang seluruh warga Kota Kupang dan sekitarnya untuk hadir, menikmati rangkaian hiburan, serta turut serta berkontribusi dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal melalui gerakan belanja produk dalam negeri.