Pemerintah Kota Bandung kini tengah mengawal tahapan kerja sama pengelolaan Kebun Binatang Bandung yang telah memasuki fase perhitungan bisnis. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa peran pemerintah dalam proses ini difokuskan pada pengawasan kepatuhan regulasi agar seluruh langkah yang diambil pihak pengelola tetap berada di jalur hukum yang berlaku.

Farhan menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga objektivitas dengan tidak mengintervensi detail kesepakatan bisnis yang bersifat komersial. Fokus utama pemerintah adalah memastikan bahwa setiap poin kerja sama memenuhi ketentuan administratif dan legalitas yang ditetapkan, sehingga kepentingan bisnis tetap selaras dengan regulasi publik.

Dalam tinjauannya, Farhan menargetkan agar seluruh proses kerja sama ini dapat diselesaikan sepenuhnya sepanjang Juli 2026. Ia menambahkan bahwa pemenang lelang telah menunjukkan iktikad baik dengan melunasi kontribusi tahunan sebesar Rp4,3 miliar hanya dalam waktu dua hari pasca penetapan pemenang, sebuah langkah yang dinilai sebagai bukti pemenuhan kewajiban awal yang positif.

Lebih lanjut, Pemkot Bandung kini tengah fokus menyelesaikan persyaratan administratif yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Setelah seluruh aspek regulasi terpenuhi dan sinkronisasi kepentingan bisnis tercapai, kedua belah pihak dijadwalkan akan segera meresmikan kerja sama melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).