Pemerintah baru saja menerbitkan kebijakan strategis berupa keputusan yang mengatur skema dukungan bagi perusahaan, koperasi, serta usaha rumah tangga. Langkah ini diambil guna memperkuat posisi para pelaku ekonomi domestik dalam memanfaatkan peluang di ekosistem Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) secara lebih optimal.

Regulasi ini mencakup tujuh kelompok sumber daya utama dengan penekanan pada peningkatan kapasitas operasional. Pemerintah memberikan subsidi hingga 50 persen untuk biaya konsultasi maupun solusi transformasi model bisnis, dengan batasan maksimal 200 juta VND per tahun untuk perusahaan serta 100 juta VND untuk koperasi dan usaha rumah tangga.

Selain dukungan transformasi, pemerintah juga menyediakan insentif suku bunga untuk pinjaman modal jangka menengah dan panjang. Subsidi bunga sebesar dua persen per tahun akan diberikan kepada pelaku usaha yang memenuhi kriteria, dengan plafon bantuan maksimal satu miliar VND per entitas dalam setiap periode.

Pemberian subsidi ini dijalankan melalui mekanisme dukungan pasca-investasi dengan syarat ketat, yakni pelaku usaha tidak sedang menerima insentif bunga serupa dari program pemerintah lainnya. Setiap entitas hanya diperbolehkan mengajukan satu proyek produksi atau bisnis untuk mendapatkan fasilitas ini dalam periode yang sama.

Pemerintah menegaskan bahwa para penerima dukungan bertanggung jawab penuh atas validitas data yang diserahkan. Jika ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian dengan regulasi perkreditan yang berlaku, pelaku usaha diwajibkan untuk mengembalikan seluruh dana dukungan yang telah diterima kepada kas negara.