Akademi Politik Nasional Ho Chi Minh, Hanoi, baru-baru ini menyelenggarakan konferensi tingkat menteri yang membahas urgensi integrasi tata kelola nasional modern dalam melindungi landasan ideologis Partai Komunis Vietnam. Pertemuan ini mempertemukan sekitar 200 pakar, ilmuwan, serta pejabat pemerintah untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pemerintahan tiga tingkat di lapangan.
Dr. Pham Tat Thang, Wakil Kepala Komite Tetap Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat, menegaskan bahwa tata kelola modern memerlukan sinergi antara standar pemerintahan yang baik dengan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan. Fokus utamanya adalah memobilisasi sumber daya nasional guna mencapai target pembangunan sosial-ekonomi yang lebih efektif dan transparan.
Dalam pandangan Profesor Madya Dr. Nguyen Ba Chien, kepercayaan rakyat tidak lagi bisa dibangun hanya melalui narasi politik. Keberhasilan rezim kini sangat bergantung pada kemampuan negara dalam menjawab tantangan nyata masyarakat, seperti pemenuhan lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, dan jaminan sosial. Transparansi dan pelayanan publik yang jujur dinilai menjadi garda terdepan dalam meredam konflik sosial yang berpotensi dieksploitasi oleh pihak luar.
Diskusi juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi yang proaktif dan responsif di tingkat akar rumput. Contoh nyata dari Distrik Tay Ho menunjukkan bahwa ketika pejabat mengedepankan dialog dengan masyarakat dan memanfaatkan transformasi digital, tingkat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Partai meningkat secara signifikan. Hal ini dianggap sebagai bentuk perlindungan ideologis yang paling konkret.
Menutup konferensi, Profesor Madya Dr. Le Hai Binh menekankan perlunya pergeseran metode kepemimpinan menuju tata kelola berbasis kelembagaan yang kuat. Ia menyatakan bahwa pengintegrasian nilai-nilai Partai ke dalam kerangka hukum negara secara dini adalah kunci untuk mewujudkan "Partai yang beradab." Upaya ini mencakup pengawasan ketat terhadap tanggung jawab politik pimpinan lembaga serta pembangunan sistem teori yang relevan dengan modernisasi negara Vietnam di masa depan.