Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, resmi menjadi pusat perhatian dunia balap sepeda nasional dengan digelarnya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX Racing 2026 pada Sabtu, 4 Juli 2026. Kompetisi ini menjadi panggung utama bagi para atlet dari seluruh penjuru Tanah Air untuk unjuk kemampuan sekaligus memperebutkan gelar juara nasional yang bergengsi.

Mewakili Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, Wasekjen I KONI Pusat Mayjen TNI Purn Erdi Lumintang memberikan apresiasi mendalam kepada Indonesia Cycling Federation (PP ICF) atas komitmen berkelanjutan dalam melakukan pembinaan atlet. Pihak KONI Pusat juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang telah memfasilitasi gelaran ini dengan dukungan penuh.

Ajang ini diharapkan menjadi katalisator dalam menjaring talenta-talenta muda berbakat yang nantinya diproyeksikan untuk melanjutkan tradisi prestasi olahraga sepeda Indonesia. Optimisme ini muncul menyusul keberhasilan tim nasional BMX Indonesia yang baru saja memborong medali emas, perak, dan perunggu pada ajang ASEAN BMX Racing Cup 2026 di Thailand beberapa waktu lalu.

Sekjen PP ICF, Jadi Rajagukguk, menegaskan bahwa kejuaraan ini menggunakan sistem penilaian poin yang objektif guna mengukur kualitas dan frekuensi jam terbang para atlet di setiap kompetisi domestik. Langkah ini selaras dengan visi besar pemerintah dalam memperkuat ekosistem olahraga nasional yang kompetitif dan terukur.

Pembukaan Kejurnas BMX Racing 2026 dilakukan secara simbolis oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Dr. Surono, bersama jajaran pengurus KONI Pusat, PP ICF, serta Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Para atlet diimbau untuk terus menjaga sportivitas dan mental juara demi kehormatan Merah Putih di arena pertandingan.