Pemerintah Kabupaten Pamekasan kini tengah membidik sektor kuliner sebagai motor penggerak baru untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meningkatnya tren pembukaan kafe dan restoran di wilayah tersebut dipandang sebagai indikator positif atas membaiknya iklim investasi di tingkat lokal.
Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, menyatakan dukungannya terhadap para pelaku usaha yang mulai merambah sektor ekonomi kreatif. Menurutnya, keberadaan tempat usaha kuliner tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan gaya hidup, tetapi juga berperan strategis dalam menciptakan ruang kolaborasi serta inovasi bagi generasi muda.
"Kami berkomitmen penuh untuk menjaga iklim investasi yang sehat dan kondusif agar dunia usaha di Pamekasan terus tumbuh. Sektor kuliner dan UMKM merupakan bagian dari strategi utama pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas," ujar Bupati saat meresmikan salah satu gerai kopi di Pamekasan, Sabtu (4/7/2026).
Lebih lanjut, pemerintah daerah berharap pertumbuhan investasi di bidang kuliner ini dapat berdampak signifikan pada penerimaan pajak dan retribusi daerah. Pendapatan yang terkumpul nantinya akan dialokasikan kembali untuk membiayai berbagai program pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Pamekasan berjanji akan terus menyederhanakan regulasi guna mempermudah pelaku usaha. Dengan ekosistem ekonomi kreatif yang semakin matang, pemerintah optimistis bahwa Pamekasan akan memiliki basis ekonomi yang lebih tangguh dan mandiri di masa depan.