Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang akses jalan menuju objek wisata di kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Srandil, Ambarawa. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (1/7) tersebut difokuskan untuk menyingkirkan material tanah dan batuan sisa luapan air hujan, serta memangkas vegetasi yang menghalangi mobilitas kendaraan maupun wisatawan.

Selain membersihkan jalur, tim lapangan juga melakukan normalisasi saluran air di sekitar lokasi wisata. Langkah preventif ini bertujuan untuk mencegah genangan yang dapat merusak infrastruktur jalan, sekaligus memastikan aspek keselamatan bagi para pengunjung yang kerap memadati destinasi wisata alam di wilayah tersebut.

Wakil Administratur KPH Kedu Utara, Bambang Setyawan, menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung geliat ekonomi lokal. Keberadaan destinasi wisata di area hutan terbukti menjadi roda penggerak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui sektor UMKM, kuliner, hingga jasa parkir. Oleh karena itu, menjaga aksesibilitas menjadi prioritas agar kenyamanan wisatawan tetap terjaga.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan tenaga lapangan, Suradi, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai kehadiran personel Perhutani dalam kerja bakti tersebut memberikan dorongan moral bagi warga setempat dalam merawat ekosistem kawasan hutan secara gotong royong.

Perhutani berharap sinergi yang terbangun antara pengelola hutan dan masyarakat dapat terus berkelanjutan. Dengan menjaga kelestarian lingkungan dan kenyamanan fasilitas wisata, diharapkan manfaat ekonomi dari kawasan hutan dapat dirasakan secara optimal oleh warga sekitar dalam jangka panjang.