Tim medis dari Klinik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura baru saja mengikuti pertemuan strategis yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar pada Kamis (2/7). Forum tersebut membahas penguatan langkah pencegahan serta penanggulangan HIV/AIDS sebagai bentuk nyata dukungan terhadap target eliminasi nasional yang dicanangkan pemerintah.
Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menegaskan bahwa partisipasi aktif staf medis dalam forum ini mencerminkan dedikasi institusinya dalam meningkatkan standar pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Menurutnya, koordinasi lintas sektor adalah fondasi krusial agar deteksi dini dan pendampingan bagi penyandang HIV/AIDS dapat berjalan secara komprehensif dan tepat sasaran.
Dalam rapat tersebut, para pemangku kepentingan fokus pada penyelarasan strategi, identifikasi hambatan di lapangan, serta penguatan jejaring rujukan medis. Sekretaris KPAI Kalimantan Selatan, H. Sukamto, turut menekankan bahwa keberhasilan target eliminasi sangat bergantung pada sinergi yang solid antara pihak Lapas, fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas, hingga rumah sakit rujukan.
Menanggapi hasil rapat tersebut, dokter Lapas Perempuan Martapura, dr. Hartini, menyatakan kesiapannya untuk segera mengimplementasikan poin-poin koordinasi yang telah disepakati. Langkah ini mencakup penguatan sistem edukasi kesehatan, percepatan deteksi dini, hingga optimalisasi sistem rujukan sesuai dengan protokol medis yang berlaku, guna memastikan hak kesehatan warga binaan tetap terjaga dengan baik.