Penurunan harga bahan bakar di pasar domestik baru-baru ini membawa angin segar bagi banyak pihak. Namun, harapan konsumen agar harga pangan di tingkat kedai dan restoran turut melandai tampaknya belum terwujud. Di sejumlah titik populer di Hanoi, harga berbagai menu favorit seperti bun cha atau nasi goreng masih bertahan di kisaran yang sama dengan saat harga bensin mencapai puncaknya beberapa bulan lalu.
Para pelaku usaha memiliki alasan yang cukup pragmatis. Bagi mereka, biaya bahan bakar hanyalah bagian kecil dari struktur pengeluaran keseluruhan. Pemilik restoran mengungkapkan bahwa beban operasional terbesar justru datang dari lonjakan harga bahan baku, biaya sewa tempat usaha yang tinggi, serta pengeluaran untuk tenaga kerja dan utilitas yang belum menunjukkan penurunan.
Sejalan dengan keluhan tersebut, pakar industri makanan dan minuman (F&B), Nguyen Thai Binh, menegaskan bahwa dampak harga bensin terhadap harga jual makanan seringkali dibesar-besarkan. Dalam kalkulasi bisnis, biaya transportasi langsung maupun tidak langsung hanya berkontribusi sekitar 3 hingga 7 persen dari total biaya operasional restoran. Sebaliknya, komponen utama seperti bahan baku (35-42 persen), tenaga kerja (15-25 persen), dan sewa lokasi (10-18 persen) menjadi faktor dominan yang menekan profitabilitas.
Binh menjelaskan bahwa pelaku usaha cenderung enggan menurunkan harga jual jika tidak dibarengi dengan stabilitas harga bahan baku dan biaya logistik secara jangka panjang. Mereka lebih memilih untuk menawarkan promosi, paket menu tambahan, atau layanan nilai tambah lainnya daripada melakukan fluktuasi harga yang berisiko merugikan loyalitas pelanggan di masa depan.
Pada akhirnya, penurunan harga di sektor kuliner tidak bergantung pada satu faktor tunggal saja. Dibutuhkan efisiensi di sepanjang rantai pasok—mulai dari harga komoditas di pasar grosir hingga biaya distribusi—serta iklim persaingan usaha yang sehat untuk benar-benar menekan harga akhir. Selama struktur biaya utama belum menunjukkan tren penurunan, konsumen harus bersabar untuk melihat perubahan harga di daftar menu restoran langganan mereka.