Kawasan Blok M, yang kini menjelma menjadi episentrum gaya hidup anak muda Jakarta, menjadi lokasi terbaru bagi perhelatan bazar jenama lokal, Glamlocal. Pemilihan lokasi strategis ini bukan tanpa alasan; penyelenggara ingin memanfaatkan trafik tinggi dari komunitas muda yang kerap memadati kawasan tersebut untuk berburu kuliner dan tren fesyen terkini.

Project Manager Glamlocal, Ditto Avelino, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan strategi untuk memperluas jangkauan pasar dengan menyasar demografi muda. Pasaraya Blok M dipilih sebagai tempat penyelenggaraan karena rekam jejaknya sebagai ikon ritel yang kini kembali hidup berkat geliat kreativitas di sekitarnya. Sejak dibuka, respons publik terhadap bazar yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini menunjukkan tren positif, meski kondisi ekonomi nasional sedang dalam fase menantang.

Sebanyak 124 pelaku UKM terlibat dalam acara ini dengan membawa 132 jenama yang mencakup produk fesyen, aksesori, hingga perawatan kecantikan. Konsep yang diusung adalah memberikan ruang interaksi fisik bagi pedagang yang selama ini hanya mengandalkan platform daring. Dengan hadir langsung di lokasi, konsumen dapat meraba kualitas bahan, mencoba produk, dan mendapatkan harga yang jauh lebih kompetitif dibandingkan harga ritel daring.

Daya tarik utama bazar ini terletak pada potongan harga yang signifikan, berkisar antara 20 hingga 70 persen. Hal ini tidak hanya memikat pembeli langsung, tetapi juga menjadi ladang bagi para penyedia jasa titip (jastiper). Adrian Azwar Sugian, seorang jastiper profesional, menyebutkan bahwa harga promo di bazar fisik tetap menjadi magnet kuat yang belum mampu ditandingi oleh diskon di platform digital, sehingga profesi jastiper tetap menjanjikan keuntungan di tengah lesunya daya beli.

Selain memberikan keuntungan bagi penjual dan jastiper, penyelenggara juga menyediakan insentif berupa hadiah tabungan puluhan juta rupiah bagi pembeli dengan nilai transaksi tertinggi. Inisiatif ini diharapkan mampu memicu gairah konsumsi masyarakat sekaligus menjadi stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha kecil yang terus berjuang di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang kian meningkat.