Belgia berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia melalui drama comeback yang akan tercatat dalam sejarah turnamen. Dalam laga yang berlangsung sengit pada Rabu lalu, 'The Red Devils' sukses menumbangkan Senegal dengan skor tipis 3-2 setelah sempat berada di ambang kekalahan selama 85 menit pertandingan.

Senegal tampil dominan sejak peluit babak pertama dibunyikan. Tim berjuluk 'Singa Teranga' tersebut memimpin melalui gol Habib Diarra, yang memanfaatkan bola muntah setelah tendangan Ismaila Sarr membentur mistar gawang. Keunggulan Senegal bertambah di babak kedua ketika Sarr sukses membobol gawang Thibaut Courtois, membuat Belgia berada dalam posisi terjepit dengan skor 0-2.

Titik balik terjadi di menit-menit akhir babak kedua. Romelu Lukaku yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sontekan di tiang dekat. Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh anak asuh Rudi Garcia; tiga menit berselang, Youri Tielemans menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi kiper Mory Diaw.

Pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, di mana tensi semakin meningkat. Setelah intervensi VAR memastikan adanya pelanggaran di kotak penalti Senegal, Tielemans tampil sebagai pahlawan dengan mengeksekusi penalti secara dingin. Gol tersebut memastikan kemenangan Belgia sekaligus mengakhiri perjuangan heroik Senegal di turnamen ini.

Meski meraih kemenangan, penampilan kolektif Belgia, termasuk bintang mereka Kevin De Bruyne, sempat mendapat sorotan tajam karena dianggap jauh di bawah standar selama sebagian besar jalannya laga. Namun, keberanian dan efektivitas di menit krusial terbukti menjadi kunci bagi Belgia untuk melanjutkan langkah mereka di Piala Dunia.