Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa mencatat sebanyak 23 kasus baru HIV sepanjang periode Januari hingga Juni 2026. Temuan ini diperoleh setelah pihak medis melakukan skrining kesehatan terhadap 4.980 warga yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, menjelaskan bahwa mayoritas pasien yang terdeteksi berada dalam rentang usia produktif antara 20 hingga 60 tahun. Menariknya, penderita yang ditemukan dalam data terbaru ini didominasi oleh warga yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Sumbawa.
Sarip menambahkan bahwa penambahan kasus ini tidak semata-mata menunjukkan lonjakan penyebaran, melainkan hasil dari proaktifnya petugas medis dalam melakukan penelusuran di lapangan. Langkah jemput bola ini dianggap krusial mengingat karakteristik pengidap HIV yang cenderung tertutup, sehingga sulit terdeteksi tanpa adanya intervensi medis yang intensif.
Berdasarkan catatan historis sejak 2010 hingga pertengahan 2026, total kumulatif kasus HIV di wilayah tersebut telah mencapai 423 kasus, dengan 111 di antaranya berujung pada kematian. Secara demografis, kelompok usia 20-29 tahun tercatat sebagai penyumbang angka kasus tertinggi, dengan proporsi penderita laki-laki lebih mendominasi dibandingkan perempuan.
Sebagai langkah mitigasi, Dikes Sumbawa terus memperluas program edukasi dan sosialisasi bahaya penyakit menular ini ke berbagai elemen, termasuk institusi pendidikan dan pekerja di sektor hiburan malam. Langkah preventif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta menekan angka penularan baru di masa depan.