PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) resmi menambah plafon fasilitas pinjaman kepada dua anak usahanya, yakni Aster Port and Terminal Pte. Ltd. (APT) dan Aster Power Pte. Ltd. (APPL). Langkah strategis ini tertuang dalam amendemen perjanjian kredit yang ditandatangani perusahaan pada 30 Juni 2026, dengan total nilai tambahan mencapai US$12,25 juta atau setara dengan Rp192 miliar (asumsi kurs Rp15.700 per dolar AS).

Perubahan struktur pendanaan ini tidak hanya meningkatkan nilai plafon pinjaman, tetapi juga memberikan fleksibilitas bagi CDIA untuk mengonversi utang tersebut menjadi saham di masing-masing entitas. Adapun untuk Aster Port and Terminal (APT), fasilitas pinjaman ditingkatkan dari semula US$80 juta menjadi maksimal US$87,45 juta guna menopang operasional sektor pelabuhan dan terminal.

Sementara itu, Aster Power Pte. Ltd. (APPL) mendapatkan tambahan plafon pinjaman dari US$60 juta menjadi US$64,8 juta. Dana tambahan tersebut diproyeksikan untuk kebutuhan operasional serta mendukung pengembangan lini bisnis di sektor tenaga listrik dan energi terbarukan.

Meski terdapat opsi konversi, manajemen CDIA menetapkan batas maksimal kepemilikan saham pascakonversi, yakni sebesar 16,5% pada APT dan 20% pada APPL dari total modal ditempatkan dan disetor. Kebijakan ini menegaskan komitmen CDIA dalam menjaga struktur permodalan yang sehat di antara entitas yang bernaung di bawah payung Grup Barito tersebut.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa aksi korporasi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi dikarenakan adanya kesamaan pemegang saham antara CDIA, APT, dan APPL. Seluruh entitas ini merupakan bagian dari ekosistem bisnis Chandra Asri yang dikendalikan oleh konglomerat Prajogo Pangestu.