Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI secara resmi memperluas opsi pengobatan bagi penyandang diabetes melitus tipe 2 dengan memberikan izin edar terhadap obat inovatif bernama Mounjaro. Produk yang mengandung zat aktif tirzepatide ini diharapkan menjadi terobosan medis dalam menangani beban penyakit metabolik yang kian mendesak di tanah air.

Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, menekankan bahwa urgensi kehadiran terapi ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi diabetes di Indonesia. Data dari International Diabetes Federation 2025 menempatkan Indonesia pada posisi kelima dunia dengan jumlah penderita mencapai 19,5 juta jiwa, angka yang diprediksi melonjak hingga 28,6 juta pada tahun 2045 mendatang.

Selain ancaman diabetes, tantangan kesehatan nasional juga diperberat oleh tren kenaikan obesitas yang mencapai 23,4 persen pada 2023. Kondisi ini menuntut pendekatan medis yang holistik dan berbasis bukti ilmiah untuk menekan risiko komplikasi jangka panjang yang dapat membebani sistem kesehatan masyarakat.

Tirzepatide sendiri bekerja dengan cara meniru fungsi hormon alami tubuh, yakni GIP dan GLP-1, yang berperan vital dalam meregulasi metabolisme melalui reseptor di pankreas dan otak. BPOM memastikan bahwa persetujuan obat ini telah melalui proses evaluasi akselerasi selama 98 hari kerja, dengan standar keamanan, khasiat, dan mutu yang memenuhi kriteria internasional.

Lebih lanjut, BPOM menegaskan bahwa penggunaan tirzepatide wajib berada di bawah pengawasan tenaga kesehatan dan hanya untuk indikasi yang telah disetujui. Sementara itu, indikasi penggunaan untuk pengendalian berat badan hingga saat ini masih dalam tahap evaluasi intensif melalui mekanisme kerja sama dengan otoritas kesehatan Uni Eropa.

Kehadiran terapi baru ini diharapkan menjadi pelengkap bagi opsi pengobatan yang sudah ada sebelumnya. BPOM berkomitmen untuk terus mengedepankan kolaborasi lintas sektor guna memastikan inovasi farmasi dapat diakses secara aman dan rasional demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara menyeluruh.