Di sela-sela rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Medan, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, memimpin aksi penanaman pohon trembesi di Lapangan Cendikia pada Kamis (2/7/2026). Langkah ini menjadi manifestasi nyata kolaborasi antar-pemerintah daerah dalam upaya memperluas ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries B. Gaspersz, para kepala daerah dari berbagai penjuru tanah air bahu-membahu menanam pohon sebagai simbol pembangunan kota berkelanjutan. Bodewin menegaskan bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kolektif yang harus diimplementasikan melalui aksi nyata, bukan sekadar kebijakan di atas kertas.

Pilihan pohon trembesi bukan tanpa alasan; vegetasi ini dikenal memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap karbon dioksida dan memberikan efek keteduhan yang signifikan. Menurut Bodewin, manfaat ekologis dari pohon ini sangat krusial dalam memperbaiki kualitas udara dan menjaga keseimbangan ekosistem di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur perkotaan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa gerakan penghijauan ini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Ia berharap semangat yang digelorakan dalam forum APEKSI ini dapat diadopsi di masing-masing wilayah untuk menciptakan kota yang lebih ramah lingkungan serta tangguh menghadapi dampak perubahan iklim.

Pemerintah Kota Ambon sendiri berkomitmen untuk terus mengintegrasikan visi lingkungan ke dalam agenda pembangunan daerah. Melalui program pengelolaan sampah dan perluasan area hijau, Kota Ambon bertekad untuk menjadi model kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi warganya.