Institut Sains dan Teknologi Vietnam-Korea (VKIST) dan VNPT Technology secara resmi menjalin kemitraan strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada akhir Juni lalu. Kolaborasi ini dirancang untuk menyatukan keunggulan riset akademik dengan kapasitas manufaktur industri guna mempercepat transisi inovasi dari skala laboratorium menuju pasar komersial.
Fokus utama kerja sama ini mencakup pengembangan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), robotika otonom, hingga sistem mekatronika. Kedua pihak berkomitmen untuk mengimplementasikan solusi transformasi digital, terutama dalam sektor manufaktur yang mengandalkan otomatisasi pabrik pintar. Sebagai langkah awal, uji coba robot otonom akan dilakukan di fasilitas produksi milik VNPT Technology sebelum dikembangkan lebih lanjut menjadi produk massal.
Direktur VKIST, Vu Duc Loi, menekankan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi institusinya untuk menjawab kebutuhan praktis pelaku industri. Melalui program 'Satu Peneliti Per Perusahaan', para ilmuwan diharapkan mampu memberikan kontribusi langsung dalam memecahkan tantangan teknologi. Upaya ini diproyeksikan mampu melahirkan produk berlabel 'Make in Vietnam' yang memiliki daya saing tinggi di pasar global.
Salah satu agenda krusial dalam kemitraan ini adalah pengembangan solusi AI Hibrida yang memadukan komputasi awan dan komputasi tepi (Edge Computing). Fokus awal pengembangannya mencakup teknologi Kamera AI untuk pengawasan cerdas serta Laptop AI untuk keperluan diagnostik kesehatan. Dengan pengintegrasian platform yang dimiliki VNPT Technology dan keahlian algoritma dari VKIST, prototipe model AI tersebut diharapkan segera memasuki tahap komersialisasi dalam kurun waktu 3 hingga 6 bulan ke depan.