PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) menyatakan optimisme tinggi terhadap prospek pertumbuhan industri asuransi syariah di Indonesia hingga penghujung tahun 2026. Perusahaan melihat adanya momentum positif yang didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya instrumen perlindungan berbasis prinsip syariah.
Presiden Direktur Zurich Syariah, Hilman Simanjuntak, mengungkapkan bahwa pasar asuransi syariah di tanah air masih memiliki ruang penetrasi yang luas. Hal ini menjadi peluang strategis bagi perusahaan untuk terus memperluas jangkauan bisnis secara organik melalui pendekatan yang terukur dan berkelanjutan.
Dalam upayanya memperkuat fundamental bisnis, Zurich Syariah telah menyusun tiga pilar strategi utama. Pertama, perusahaan akan mengoptimalkan kolaborasi dengan para mitra distribusi. Kedua, fokus pada inovasi produk dan layanan digital agar solusi perlindungan yang ditawarkan semakin relevan dengan kebutuhan nasabah masa kini. Ketiga, perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi masyarakat terkait keuangan serta asuransi syariah.
Berdasarkan data laporan keuangan perusahaan per Mei 2026, Zurich Syariah mencatatkan nilai kontribusi gabungan sebesar Rp307,17 miliar. Sementara itu, total klaim bruto yang telah dibayarkan oleh perusahaan mencapai Rp79,37 miliar pada periode yang sama. Langkah-langkah strategis ini diharapkan mampu menjaga tren positif tersebut hingga akhir tahun.