Ajang nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di Bengkulu tidak sekadar menjadi perayaan euforia olahraga bagi masyarakat. Kegiatan yang merupakan kolaborasi strategis antara TVRI Bengkulu, LKBN Antara Biro Bengkulu, dan RRI Bengkulu ini, terbukti menjadi panggung efektif untuk membangkitkan denyut ekonomi kerakyatan.

Kepala TVRI Bengkulu, Fonda Rafael, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap ajang sepak bola internasional ini dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 100 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah difasilitasi untuk menjajakan produk mereka di lokasi kegiatan.

Integrasi antara agenda hiburan dan pemberdayaan ekonomi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi para pelaku usaha di Bengkulu. Dengan hadirnya ruang pemasaran yang strategis, UMKM lokal memiliki peluang lebih besar untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui sektor kreatif dan konsumsi.