Pemerintah Kabupaten Banggai kembali menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan warisan budaya lokal di tengah derasnya arus digitalisasi. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemkab Banggai menginisiasi penyelenggaraan Lomba Olahraga Tradisional sebagai rangkaian utama perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Banggai yang ke-66.
Kepala Dispora Banggai, Moh. Yori Ntoi, mengonfirmasi bahwa ajang ini dirancang sebagai ruang apresiasi bagi masyarakat luas. Seluruh rangkaian kompetisi tersebut tidak memungut biaya pendaftaran, sebagai bentuk partisipasi aktif pemerintah dalam memberikan hiburan berkualitas sekaligus menjaga identitas budaya di tengah masyarakat.
Gelaran yang akan berpusat di Lapangan Alun-Alun Bumi Mutiara Luwuk ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 13 hingga 15 Juli 2026. Bagi warga yang berminat ikut serta, proses pendaftaran telah dibuka sejak 15 Juni dan akan berakhir pada 10 Juli 2026 melalui kantor Dispora setempat.
Beragam cabang olahraga tradisional yang sarat nilai sejarah akan dipertandingkan, meliputi lomba sumpit, engrang (patengka), lari karung, lomba hadang (kalario), hingga tarik tambang beregu. Pihak penyelenggara pun telah menyiapkan beragam hadiah menarik serta piagam penghargaan sebagai apresiasi bagi para peserta yang berhasil menunjukkan sportivitas terbaik.
Dispora Banggai berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi semata, melainkan menjadi momentum bagi generasi muda untuk mengenal dan menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan permainan tradisional daerah. Masyarakat diimbau untuk segera mendaftarkan diri dan turut memeriahkan hari jadi kabupaten ke-66 ini dengan semangat kebersamaan.