PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) secara resmi memperluas jangkauan operasionalnya ke pasar internasional. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pembentukan anak usaha baru bernama Elpi Samudra Offshore Pte. Ltd. yang berbasis di Singapura, efektif per 1 Juli 2026.
Entitas baru tersebut beroperasi di bawah naungan Elpi International Pte. Ltd. dan telah terdaftar secara resmi di Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) Singapura. Fokus bisnis utama perusahaan ini mencakup layanan pelayaran, logistik maritim, serta aktivitas holding di sektor non-keuangan dan asuransi.
Sekretaris Perusahaan ELPI, Wawan Heri Purnomo, menjelaskan bahwa ekspansi ini merupakan langkah nyata perseroan untuk memperkuat posisi di pasar Asia Pasifik. Kehadiran Elpi Samudra Offshore diharapkan mampu membuka peluang baru dalam perolehan kontrak internasional, baik melalui kemitraan strategis maupun skema perusahaan patungan (joint venture).
Terkait struktur manajemen, perusahaan baru tersebut menunjuk Dave Ritandhaka dan Mohamad Sah’fie Bin Dollar sebagai direksi, dengan De Souza Andrew Nigel yang menjabat sebagai sekretaris perusahaan. Wawan memastikan bahwa pendirian anak usaha ini tidak berdampak negatif terhadap kondisi keuangan maupun operasional perusahaan, serta tidak dikategorikan sebagai transaksi material.
Di lantai bursa, meski saham ELPI sempat terkoreksi pada perdagangan Jumat (3/7/2026), emiten ini mencatatkan performa pertumbuhan yang cukup impresif sepanjang tahun berjalan (year-to-date) dengan kenaikan sebesar 66,25%. Manajemen berkomitmen untuk terus mematuhi seluruh regulasi pelaporan sebagai bentuk transparansi kepada pemegang saham.