Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menjalin kemitraan strategis dengan Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin (Unhas). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata memperkuat sektor pendidikan, riset, serta pengembangan teknologi guna memantapkan peran Samarinda sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini sangat krusial mengingat pesatnya dinamika pembangunan di sekitar IKN serta jumlah penduduk Samarinda yang kini telah menyentuh angka satu juta jiwa. Ia menekankan bahwa sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan solusi konkret yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama dalam penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Di sisi lain, Ketua MWA Unhas, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, menyatakan bahwa posisi Unhas sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) memberikan ruang bagi universitas untuk memperluas jejaring kemitraan yang aplikatif. Ia menegaskan bahwa perpaduan antara potensi sumber daya daerah dengan keunggulan riset perguruan tinggi akan menjadi katalisator bagi lahirnya inovasi pembangunan yang berkelanjutan.
Kerja sama ini mencakup spektrum yang luas, mulai dari industri maritim, optimalisasi pengelolaan sumur tua migas, layanan kesehatan berbasis STEM, hingga ketahanan pangan. Salah satu program unggulan yang segera direalisasikan adalah penyediaan armada pengangkut sampah berbasis tenaga listrik serta pengembangan teknologi Smart City Incinerator yang ramah lingkungan dengan menggandeng mitra internasional.
Sebagai wujud komitmen, kedua belah pihak sepakat untuk segera menyusun nota kesepahaman (MoU) sebagai payung hukum. Untuk proyek yang bersifat mendesak, seperti pengelolaan sampah elektrik, Pemkot Samarinda dan Unhas berkomitmen langsung menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) agar inovasi tersebut dapat segera diimplementasikan di lapangan.