Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga resmi memperluas cakupan akademik dengan meresmikan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata perguruan tinggi dalam menjawab tantangan zaman melalui penyediaan tenaga kerja yang kompeten di bidang teknologi digital.

Peresmian tersebut disahkan secara simbolis oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, pada Sabtu (4/7/2026). Dalam tahap awal pengoperasiannya, Fakultas Saintek membuka tiga program studi unggulan yang dirancang relevan dengan kebutuhan industri masa kini, yakni Sains Data, Teknologi Informasi, serta Perpustakaan dan Sains Informasi.

Kamaruddin Amin dalam sambutannya menekankan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) harus bertransformasi menjadi pusat inovasi yang melahirkan cendekiawan berdaya saing global. Ia menyoroti rekam jejak akademik UIN Salatiga yang kuat, dibuktikan dengan konsistensi jurnal ilmiah internasional seperti IJIMS dan IJTIHAD yang telah diakui dunia sebagai modal fundamental dalam pengembangan fakultas baru ini.

Di sisi lain, Rektor UIN Salatiga, Zakiyuddin Baidhawy, menjelaskan bahwa pengembangan fakultas ini mengusung visi 'Green Wasathiyah Campus'. Konsep tersebut mengintegrasikan antara penguasaan ilmu pengetahuan modern dengan nilai moderasi beragama serta tanggung jawab etis terhadap pelestarian lingkungan.

Selain fokus pada pengembangan kurikulum, UIN Salatiga tetap mempertahankan komitmennya terhadap tata kelola institusi yang bersih. Perguruan tinggi ini diketahui telah menjaga predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) secara konsisten sejak tahun 2020, sebuah standar yang diharapkan terus terjaga seiring dengan ekspansi fakultas baru tersebut.